Kamis, 19 April 2012

Teungku M. Daud Bereueh


abu daud beureueh
Bluezer Blog - Teungku M. Daud Beureueh dilahirkan pada 15 September 1899 di sebuah kampung bernama "Beureueh", daerah Keumangan, Kabupaten Aceh Pidie. Kampung Beureueh adalah sebuah kampung heroik Islam, sama seperti kampung Tiro. Masa kecil beliau tidak identic dengan pendidikan formal, tapi lebih menjurus pada pendidikan keagamaan karena ayah beliau juga seorang ulama karismatik di Aceh saat itu dan akrab dengan sapaan “imuem beureueh”.
            Walaupun tidak mendapat pendidikan formal, namun dengan kecerdasan dan kecepatannya berpikir sungguh luar biasa, beliau mampu menyerap segala ilmu yang diberikan kepadanya itu termasuk bahasa Belanda. Kebiasaannya mengkonsumsi ikan yang merupakan kebiasaan masyarakat Aceh karena termasuk wilayah pesisir juga telah membuatnya menjadi quick-learner (mampu belajar cepat). Bahkan pada usia yang masih termasuk belia yaitu 15 tahun, beliau sudah sudah menguasai ilmu-ilmu islam secara mendalam dan mampu mempraktekannya dengan konsisten. Beliau juga dikenal sebagai orator ulung yang membuat nama kian dikenal sebagai seorang ulama yang berhaluan keras dan tegas.
            Teungku M. Daud Beureueh mulai memegang kendali terhadap perjuangan melawan penjajahan belanda sejak ia terpilih sebagai ketua dari PUSA(Persatuan Ulama Seluruh Aceh) yag dibentuk di matang glumpang dua dan dipeloporo oleh teungku Abdurrahman. Sejak saat itu teungku daud beureueh mulai gencar melakukan perlawanan terhadap belanda yang mengakibatkan terjadinya pergolakan-pergolakan hebat di nanggroe Seramoe mekkah. Dan pada masa perang revolusi, teunku daud beureueh diangkat sebagai Gubernur militer aceh.
            Tapi pada tanggal 21 september 1953, teungku daud beureueh mengeluarkan Makluamat tentang penyatuan ACEH ke dalam NII kerena marah terhadap soekarno setelah mengubah status daerah itimewa aceh menjadi bagian dari kerasidenan Sumatera Utara. Dan pada tanggal 17-28 desember 1962 atas inisiatif kolonel Jasin, Pangdam 1 dan tokoh-tokpoh dari Aceh di laksanakanlah musyawarah kerukunan rakyat aceh yang berakhir dengan persetujuan daud beureueh untuk menghentikan gerakannya. daud beureueh meninggal pada tanggal 10 Juni 1987 pada Usia 87 tahun di aceh.

0 komentar:

Posting Komentar